
KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan persiapan peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-80 yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang. Sejumlah aspek mulai dibahas, mulai penyusunan agenda kegiatan, kesiapan infrastruktur, hingga penguatan koordinasi lintas instansi. Langkah tersebut dilakukan agar peringatan peristiwa bersejarah yang menjadi bagian penting dari perjuangan bangsa Indonesia itu dapat berlangsung lebih meriah, khidmat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Audiensi Persiapan Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-80 Tahun 2027 yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Senin (19/10/2026).
Rapat dipimpin langsung Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. Serta dihadiri jajaran Kecamatan Sangasanga, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sangasanga, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Sunggono menegaskan, persiapan peringatan tersebut perlu dilakukan sejak dini. Mengingat tahun 2027 menjadi momentum penting bagi masyarakat Sangasanga dan Kabupaten Kukar secara keseluruhan. Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga sarana mengenang perjuangan para pahlawan, sekaligus menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada generasi muda.
“Persiapan harus dilakukan sejak sekarang, agar seluruh rangkaian kegiatan dapat direncanakan dengan baik. Kita ingin peringatan ke-80 ini menjadi momentum bersejarah yang tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat,” tegas Sunggono.
Ia menyampaikan, diperlukan keterlibatan seluruh pihak untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut. Mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, hingga berbagai instansi terkait harus memiliki komitmen yang sama.
“Salah satu hal yang menjadi perhatian saat audiensi tersebut adalah penyusunan lini masa kegiatan. Jadwal pelaksanaan dan tema peringatan perlu dirancang secara terstruktur agar setiap agenda dapat berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, Pemkab Kukar juga membahas kesiapan infrastruktur dan penataan kawasan yang akan menjadi pusat pelaksanaan kegiatan. Evaluasi terhadap fasilitas publik serta situs-situs bersejarah di Kecamatan Sangasanga sangat penting untuk menunjang kelancaran rangkaian acara.
“Kesiapan kawasan juga harus menjadi perhatian. Fasilitas publik dan lokasi bersejarah yang nantinya digunakan dalam rangkaian kegiatan perlu dievaluasi. Sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu yang hadir,” jelasnya.
Tak kalah penting, kata dia, penguatan koordinasi antarinstansi menjadi salah satu fokus pembahasan. Pembagian tugas antara OPD dan unsur Forkopimcam Sangasanga diperlukan, untuk memastikan kesiapan logistik, keamanan, serta publikasi kegiatan. “Melalui koordinasi tersebut, setiap pihak diharapkan dapat mengetahui tanggung jawab masing-masing. Sehingga potensi kendala dapat diantisipasi lebih awal,” ucapnya.
Ia berharap, persiapan yang dilakukan secara terencana dapat menghasilkan pelaksanaan Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-80 lebih berkualitas. Menjaga nilai sejarah perjuangan sangat penting. Karena nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut akan terus dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Dengan persiapan sejak dini, kita berharap peringatan pada tahun 2027 mendatang, tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat semangat kebangsaan, mempererat kebersamaan masyarakat, serta meningkatkan perhatian terhadap pelestarian sejarah di Kecamatan Sangasanga,” ungkapnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



