
KUKAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kukar, Teguh Wibowo, Kamis (8/10/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi di daerah,
Pertemuan tersebut menjadi bagian upaya membangun sinergi antara Bawaslu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Khususnya dalam mendukung kebutuhan komunikasi dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pengawasan demokrasi dan kepemiluan.
Kepala Diskominfo Kukar, Solihin mengatakan, mendukung kebutuhan Bawaslu. Terutama soal komunikasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Komunikasi dan informasi memiliki peran penting membangun pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi. Karena itu, kolaborasi antarlembaga perlu terus diperkuat. Agar, informasi yang disampaikan ke publik berjalan baik dan tepat.
“Diskominfo siap mendukung apa yang menjadi kebutuhan Bawaslu. Terutama berkaitan dengan komunikasi dan informasi. Kami akan melihat kebutuhan yang dapat difasilitasi sesuai tugas dan fungsi Diskominfo,” kata Solihin saat berdialog dengan Bawaslu, di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi. Tetapi juga dapat menjadi bagian upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai demokrasi dan kepemiluan. “Dengan semakin terbukanya akses informasi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi yang benar serta memahami berbagai tahapan dan proses demokrasi yang berlangsung di daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi dengan sejumlah pihak, untuk memperkuat pengawasan serta membangun komunikasi dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi.
“Kami melakukan konsolidasi dengan Diskominfo Kukar, karena dalam pelaksanaan tugas Bawaslu, komunikasi dan informasi menjadi bagian yang penting. Kami berharap sinergi ini dapat terus terbangun,” jelas Teguh Wibowo.
Ia menyebutkan, Bawaslu tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya diperlukan, untuk menciptakan ekosistem demokrasi yang informatif dan partisipatif. Diharapkan, komunikasi yang terjalin dengan Diskominfo Kukar dapat memberikan ruang bagi kedua lembaga untuk saling mendukung sesuai kewenangan masing-masing.
“Intinya, kami ingin membangun komunikasi yang baik. Ketika ada kebutuhan informasi maupun hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi publik, tentu akan kami koordinasikan dengan Diskominfo,” ungkapnya.
Dia berharap konsolidasi tersebut dapat menjadi langkah awal memperkuat koordinasi antara Bawaslu dan Diskominfo Kukar. “Khususnya dalam menghadirkan informasi demokrasi yang mudah dipahami dan dapat diakses masyarakat secara luas,” kata dia. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



