Disbun Kukar Fokus Kembangkan Tujuh Komoditas Perkebunan

KUKAR – Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan sektor perkebunan di seluruh wilayah. Ada 7 sektor perkebunan yang menjadi fokus pengembangan pemerintah daerah. Sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan Kukar Muhammad Taufik mengatakan, pengembangan perkebunan tidak hanya diarahkan satu jenis komoditas, tetapi dilakukan secara menyeluruh sesuai potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat.

“Beberapa komoditas yang menjadi fokus pengembangan di antaranya perkebunan rakyat kelapa sawit, kopi, cokelat atau kakao, kelapa dalam, lada, serta sejumlah komoditas perkebunan lainnya,” Muhammad Taufik pada media ini, di Kedaton Kukar, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, perkebunan rakyat menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Sebab, sektor tersebut berkaitan langsung dengan sumber pendapatan masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan perekonomian keluarga dari hasil perkebunan.

“Yang menjadi fokus kita adalah bagaimana komoditas perkebunan ini bisa berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi produksi, tapi juga bagaimana hasil perkebunan bisa diolah sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” kata Muhammad Taufik.

Ia menjelaskan, pengembangan komoditas perkebunan juga perlu didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia petani. Karena itu, pembinaan, pendampingan, bantuan sarana produksi, serta penguatan kelembagaan petani menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

“Kami juga akan melihat karakteristik masing-masing wilayah dalam menentukan komoditas yang akan dikembangkan. Sehingga pengembangan perkebunan dapat disesuaikan dengan kondisi lahan dan potensi yang dimiliki setiap kecamatan,” ucapnya.

Menurut dia, Disbun Kukar terus berupaya agar sektor perkebunan tidak hanya menjadi aktivitas produksi bahan mentah. Ke depan, penguatan pengolahan hasil dan pemasaran diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai ekonomi perkebunan.

“Dengan pengembangan tujuh komoditas tersebut, sektor perkebunan diharapkan mampu menjadi salah satu penopang ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar, khususnya para petani perkebunan rakyat,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Tenggarong Seberang, Sukono menyambut baik upaya Pemkab Kukar mendorong pengembangan sektor perkebunan. Wilayah Tenggarong Seberang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan menjadi salah satu kawasan penghasil komoditas perkebunan.

“Potensi perkebunan di masyarakat cukup besar. Tinggal bagaimana pemerintah memberikan pendampingan dan membantu petani, agar hasil produksinya semakin baik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” kata Sukono.

Ia berharap, pengembangan komoditas perkebunan dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan produksi hingga pemasaran hasil pertanian. Akses pasar menjadi salah satu faktor penting, agar petani tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga mendapatkan keuntungan layak.

“Kami mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan yang tersedia, dengan memilih komoditas yang sesuai kondisi wilayah. Dengan dukungan pemerintah, pengembangan perkebunan diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap dia. (adv/ki/Diskominfo Kukar)

Editor : Abdul Rahman

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker