Pemkab Berau Perkuat Dukungan ke Petani Labanan Jaya

BERAU –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyiapkan penguatan dukungan bagi petani Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur menghadapi ancaman kekeringan yang berdampak terhadap produksi pangan.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan utama yang perlu mendapat perhatian adalah ketersediaan air dan sarana prasarana pertanian. Dua hal tersebut menjadi penentu agar lahan sawah tetap produktif saat musim kemarau.

“Petani kita menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kemarau. Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat agar produksi pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, menjadi salah satu kawasan yang masih mampu mempertahankan produksi di tengah kondisi tersebut. Wilayah ini memiliki sekitar 336 hektare lahan sawah, terdiri dari 268 hektare luas baku dan 68 hektare hasil cetak sawah baru.

Namun, kata dia, besarnya luasan lahan belum sepenuhnya menjamin tingginya produksi. Keterbatasan air selama kemarau membuat potensi lahan belum dapat dimaksimalkan. “Kondisi tersebut menjadi alasan pemerintah daerah perlu memperkuat infrastruktur pendukung pertanian, sekaligus menyesuaikan pola tanam dengan kondisi iklim,” ungkap dia.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengapresiasi petani Labanan Jaya yang tetap berproduksi meski menghadapi cuaca ekstrem. Ketahanan pangan daerah sangat bergantung pada keberlangsungan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

“Para petani adalah pahlawan ketahanan pangan. Di tengah tantangan yang tidak mudah, mereka tetap bekerja dan berusaha agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terus terpenuhi,” kata Sri Juniarsih.

Menurutnya, perubahan iklim menuntut sektor pertanian beradaptasi. Pemerintah daerah akan mendorong penggunaan teknologi dan sistem pertanian modern agar produktivitas tetap terjaga.

Selain sarana produksi, kata dia, regenerasi petani juga menjadi perhatian. Generasi muda didorong melihat pertanian sebagai sektor usaha yang memiliki prospek ekonomi, bukan sekadar pekerjaan yang diwariskan.

“Tantangan ke depan tidak mudah, terutama dengan adanya perubahan iklim. Karena itu, kita harus mendorong sistem pertanian yang lebih modern dan memastikan usaha para petani mendapat dukungan,” pungkasnya. (ar/gs/adv)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker