
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara rutin melakukan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tujuannya, untuk memastikan makanan yang disajikan layak konsumsi dan memenuhi standar gizi. Sampai saat ini, pelaksanaan program MBG di Kukar berjalan lancar dan belum ada laporan maupun keluhan kasus keracunan makanan.
“Selama semua prosedur diikuti, Insya Allah aman. Kalau ada keracunan, biasanya makanannya tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Kami memiliki peran penting, memastikan makanan yang dikonsumsi peserta didik benar-benar aman,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kukar Kusnandar, beberapa waktu lalu.
Dia memastikan, bahwa seluruh dapur penyedia makanan sudah menerapkan standar keamanan pangan dan higienitas sesuai ketentuan. “ Pelaksanaan program MBG di bawah koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi Dinkes Kukar tetap melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para penjamah makanan. Kita memberikan pelatihan ke penjamah makanan. Dapur-dapur MBG itu kita latih agar higienis dan sesuai standar,” jelasnya.
Menurut dia, SOP keamanan pangan menjadi tanggung jawab Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar. “Seluruh dapur MBG, telah menerapkan prinsip keamanan pangan dan keseimbangan gizi bagi siswa,” ucap dia. (adv/gs/Diskominfo Kukar)



