Produksi Perikanan Berau Alami Peningkatan Signifikan

TANJUNG REDEB – Sektor kelautan dan perikanan kembali menunjukkan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa produksi perikanan semester I 2024 mencatat kenaikan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Data menunjukkan produksi perikanan kita naik dari 33.475,47 ton di semester I 2023 menjadi 39.049,09 ton di semester I 2024. Ini bukti sektor perikanan punya peran strategis, baik untuk ketahanan pangan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Gamalis menegaskan, Pemkab Berau terus fokus pada program pengelolaan perikanan tangkap, budidaya, dan pengawasan sumber daya laut. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain penyediaan data stok ikan, pemberian bantuan sarana usaha, pelatihan nelayan, hingga pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan penerbitan izin kapal.

Di sektor budidaya, dukungan pemerintah diberikan melalui bantuan prasarana, pelatihan, dan jaminan ketersediaan sarana produksi. Sementara untuk pengolahan dan pemasaran, Pemkab memperkuat pendampingan dan fasilitas bagi pelaku usaha kecil agar mampu meningkatkan daya saing.

Tak hanya mengandalkan program internal, Pemkab Berau juga menggandeng mitra pembangunan seperti YKAN dan Yayasan Blueseed Indonesia bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, dalam pemberdayaan nelayan dan petambak.

Prestasi Berau pun mendapat pengakuan nasional, dengan diraihnya peringkat II terbaik nasional bidang kelautan dan perikanan untuk kategori kabupaten pada 2024.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan agar kita terus berinovasi. Insyaallah, Berau siap mengejar penghargaan Arindama ke depan,” tegas Gamalis.

Ia menutup dengan ajakan kepada seluruh pihak untuk memperkuat sinergi. “Pembangunan sektor kelautan dan perikanan tidak bisa dikerjakan sendiri. Dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan stakeholder sangat dibutuhkan demi keberlanjutan pembangunan daerah,” tandasnya. (ar/gs/adv)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker