
KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) telah merealisasikan program perbaikan tempat ibadah. Saat Safari Ramadhan dan Safari Subuh, Bupati Kukar Edi Damansyah telah meresmikan sejumlah tembat ibadah di Kabupaten Kukar. Termasuk menyalurkan sejumlah bantuan.
“Itu menunjukkan keseriusan Pemkab Kukar terhadap kepastian sarana ibadah yang layak bagi masyarakat. Sebelumnya, beberapa kondisi tempat ibadah di Kukar sudah tidak memadai. Bangunan berbahan kayu, sudah banyak yang lapuk. Sehingga kita membangun kembali dengan struktur bangunan yang lebih kuat,” ungkap Edi Damansyah.
Untuk memastikan program tersebut berjalan, kata dia, Pemab Kukar telah menginisiasi Program Akta Yayasan Gratis dan Program Rehabilitasi Rumah Ibadah. Tujuannya, agar Langgar dan Masjid memiliki kejelasan status hukum dan sarana lebih baik.
“Rumah ibadah mesti menjadi pusat aktifitas sosial dan keagamaan. Agar mampu memperkuat nilai spiritual. Dan, kami juga ingin masyarakat dapat beribadah dengan nyaman,” kata dia.
Edi Damansyah mengimbau pengurus rumah ibadah di Kukar agar lebih aktif memaksimalkan fungsi rumah ibadah. Selain digunakan sholat, rumah ibadah bisa dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an, majelis yasinan, dan kegiatan seni islam lainnya.
“Ini sejalan dengan program Gerakan Etam Mengaji (GEMA). Program ini telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda),” ucap dia.
Edi Damansyah ingin bantuan sosial yang disalurkan pemerintah bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. “Ini merupakan bentuk perhatian kami agar kesejahteraan sosial semakin merata,” kata dia. (adv/gs/Diskominfo Kukar)



