
SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Laila Fatihah menilai program 10 ribu wirausaha baru di Samarinda masih belum tercapai. Sebab, program tersebut baru menyasar sebagian kecil pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Dilihat dari total pelaku UMKM di Samarinda, program penciptaan 10 ribu wirausaha baru masih belum tercapai. Program itu baru menyasar sebagian kecil pelaku UMKM,” kata dia.
Karena itu, dia mengimbau Pemkot lebih gencar lagi mensosialisasikan program tersebut kepada pelaku UMKM di Kota Samarinda. “Edukasi dan sosialisasi program itu harud lebih ditingkatkan lagi,” kata dia.
Menurut dia, pemahaman pelaku UMKM terhadap pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) masih rendah. Bahkan, ada yang belum memahami kalau penghasilan Rp500 ribu tidak dikenakan pajak.
“Kekurang pahaman terhadap pengurusan NIB, menjadi salah satu kendala pencapaian target program penciptaan 10 ribu wirausaha baru,” kata dia. (ADV)



