Sani Bin Husain Kritik Kebijakan Eksul Pramuka Tak Wajib

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda dari PKS Sani Bin Husain mengungkapkan bahwa kebijakan tidak mewajibkan ekstrakurikuler pramuka di sekolah tak sejalan dengan semangat kurikulum merdeka.

“Kurikulum merdeka memfokuskan pengembangan karakter dan soft skill pelajar. Kebijakan pramuka tidak wajib di ekstrakulikuler sekolah itu tentu saja sangat merugikan bidang pendidikan,” kata dia.

Selama ini, kata dia, kegiatan pramuka berdampak positif terhadap pembentukan karakter dan sikap kemandirian pelajar. Lalu, pembentukan kebersamaan, cinta alam, kepemimpinan dan keorganisasian.

“Pramuka mengajarkan dan melatih kepemimpinan dan organisasi bagi pelajar. Dan juga semangat dan kemandirian,” ucap dia.

Bahkan kata dia, negara telah mengakui pentingnya kegiatan pramuka. Terbukti, dengan adanya Undang-Undang (UU) Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)  telah menerbitkan Peraturan Nomor 12 Tahun 2024 tenteng Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Salah satu poinnya yakni, pramuka tidak lagi menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah. (ADV)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker