
Salurkan Bantuan Paket Sembako di RT 22 Gunung Kelua
SAMARINDA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Samarinda tergerak membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19, dengan menyalurkan bantuan paket sembako. Salah satunya, penyaluran paket sembako di RT 22 Kelurahan Gunung Kelua, sekitar Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Samarinda, Jumat (8/5/2020).
Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda, Haris Fadilah didamping oleh Ketua RT 22 Kelurahan Gunung Kelua M. Yusuf langsung menyerahkan paket sembako tersebut ke warga.
Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian rekan-rekan Duta BPJS Kesehatan Cabang Samarinda terhadap warga sekitar yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Kami semua turut prihatin dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini. Karena itu sebagai bentuk kepedulian dari Duta BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda kepada masyarakat sekitar, kami secara sukarela memberikan bantuan berupa bahan sembako. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang sedang kita hadapi bersama ini,” kata Haris.
Haris menyampaikan agar penyaluran bantuan sembako tepat sasaran, pihaknya bekerjasama dengan Ketua RT setempat yang benar-benar memahami kondisi warganya.
“Pembagian sembako kali ini, BPJS Kesehatan didampingi langsung oleh Ketua RT agar sembako yang kami bagikan diterima oleh warga yang benar-benar kurang mampu dan terdampak dari pandemi Covid-19. Selain itu, kami ingin menjalin silaturahmi dengan warga di sekitar kantor BPJS Kesehatan. Kami ucapkan terimakasih kepada Ketua RT yang telah membantu semoga bantuan kami dapat meringankan beban masyarakat,” terang Haris.
Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menaati protokol kesehatan pemerintah, selalu rajin mencuci tangan dengan sabun, sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker apabila memang ada kegiatan yang mengharuskan untuk meninggalkan rumah dan juga selalu lakukan physical distansing.
Sementara itu Arman (50) salah seorang warga penerima bantuan sembako yang berprofesi sebagai tukang parkir menyampaikan, bahwa pandemi Covid-19 sangat berdampak pada pendapatannya sehari-hari yang sangat turun drastis.
“Setiap hari saya bekerja sebagai tukang parkir, panas dan hujan bagi saya sudah biasa, tapi wabah Corona ini sangat luar biasa berpengaruh pada penghasilan saya. Masyarakat disuruh di rumah, kalau perlu aja baru keluar rumah, jalanan sepi dan otomatis yang parkir juga sepi, ujungnya pendapatan saya ikut sepi,” keluh Arman.
Sebagai salah satu warga penerima bantuan sembako ia merasa sangat bersyukur karena ditengah kondisi sulit seperti ini masih banyak orang yang peduli.
“Alhamdulillah, bantuan seperti ini memang sangatlah kami butuhkan, di tengah wabah ini kondisi ekonomi kami jadi semakin sulit. Untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari juga semakin susah, saya bersyukur masih banyak orang yang peduli,” ujar Arman
Selain itu Arman dan keluarga tercatat sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah yang telah membantu saya baik dengan bantuan sembako dan jaminan kesehatan. Saya tidak kawatir apabila sewaktu-waktu sakit di tengah kondisi yang serba susah ini, nggak kebayang di masa sulit begini sakit dan nggak punya BPJS,” ungkap dia. (advertorial)



