SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda memasuki periode resap aspirasi dalam agenda reses di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Alih-alih menghimpun keluhan dan kebutuhan masyarakat semata, anggota DPRD Samarinda, Suparno memilih akan menggunakan momentum tersebut untuk membawa gagasan penyelesaian atas persoalan yang dihadapi warga di daerah pemilihannya.
Pendekatan itu dilakukan Suparno dengan turun langsung menemui masyarakat. Terutama warga di kawasan yang sebelumnya menghadapi persoalan banjir. Anggota legislatif tidak harus selalu menunggu masyarakat menyampaikan persoalan, tetapi dapat datang membawa alternatif. Kemudian dibahas bersama warga.
“Di masa reses ini biasanya warga mengajukan aspirasi. Tetapi saya mempunyai pemikiran, selain menyerap aspirasi dari mereka, saya juga menawarkan sesuatu kepada warga,” kata Suparno, Sabtu (3/10/2026).
Ia menilai pola tersebut dapat membuat reses menjadi ruang dialog dua arah. Masyarakat tetap memiliki kesempatan menyampaikan kondisi yang mereka alami. Sedangkan, anggota dewan dapat membuka pembicaraan mengenai sejumlah opsi untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah.
Menurut Suparno, pendekatan itu terutama diperlukan ketika persoalan yang dihadapi masyarakat membutuhkan penanganan lintas pihak. Aspirasi warga menjadi bahan awal. Kemudian pemerintah dapat melakukan kajian menentukan apakah gagasan yang muncul memungkinkan diterapkan secara teknis. “Jadi nanti saya akan turun menawarkan kepada masyarakat, kepada warga di RT yang terdampak,” ujarnya.
Ia menegaskan, gagasan yang dibawa dalam masa reses tidak dimaksudkan sebagai keputusan sepihak. Tetapi, terlebih dahulu mesti mengetahui respons masyarakat sebelum pembahasan diteruskan ke pemerintah kota.
Baginya, keterlibatan warga sejak tahap awal penting, agar setiap solusi yang nantinya dibahas tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis pembangunan, tetapi juga kondisi masyarakat yang akan terdampak. “Kalau warga mau, monggo kita akan berbicara kepada pemerintah kota untuk melancarkan jalan air supaya rumah mereka tidak tergenang banjir,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Annisa Hidayah



