
KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) segera melakukan perbaikan turap di sekitar kawasan Taman Musik, Tenggarong. Saat ini, kondisinya mulai mengalami penurunan dan longsor. Kerusakan turap diduga dipengaruhi faktor alam dan kondisi cuaca panas yang menyebabkan kontur tanah menjadi retak. Kondisi itu kemudian berdampak pada kestabilan tanah sehingga memengaruhi struktur turap di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Awang Agus mengatakan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti kondisi turap tersebut, agar kerusakan tidak semakin meluas. Kondisi turap yang mulai mengalami penurunan perlu mendapatkan perhatian. Sebab, keberadaan infrastruktur tersebut berfungsi menahan tanah di sekitarnya.
“Untuk turap di sekitar Taman Musik, tentu akan kami tindak lanjuti. Kami akan melihat kondisi kerusakannya terlebih dahulu, agar penanganan yang dilakukan bisa sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Awang Agus media ini saat berada di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, perubahan kondisi tanah akibat faktor cuaca dapat memengaruhi kestabilan struktur turap. Terlebih, ketika tanah mengalami retakan, daya dukung tanah di sekitarnya berpotensi berkurang dan memicu pergeseran tanah. Karena itu, penanganan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kondisi tanah di sekitar lokasi.
“Perbaikan infrastruktur penahan tanah, menjadi salah satu upaya menjaga keamanan kawasan, sekaligus memastikan fasilitas publik tetap dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Kami juga akan memperhatikan kondisi di sekitar turap, untuk menentukan langkah perbaikan yang tepat. Sehingga kerusakan serupa dapat diminimalkan,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga Tenggarong, Ayuning Tiyas, menyambut baik respon cepat pemerintah daerah, yang segera memperbaiki kawasan turap yang longsor tersebut. Kondisi infrastruktur di kawasan publik perlu mendapatkan perhatian, agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya. “Harapannya bisa segera diperbaiki. Kalau dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan kerusakannya semakin parah. Apalagi kawasan Taman Musik merupakan salah satu tempat yang bisa dikunjungi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menilai, pemeliharaan infrastruktur secara berkala penting dilakukan, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat. Terutama di kawasan yang menjadi ruang aktivitas publik. “Perbaikan tidak hanya dilakukan pada bagian turap yang terlihat mengalami kerusakan, tetapi juga memperhatikan kondisi tanah di sekitarnya agar penanganan lebih optimal,” katanya.
Menurutnya, Pemkab Kukar dapat terus melakukan pemantauan kondisi infrastruktur di sejumlah titik. Terutama yang berpotensi mengalami kerusakan akibat perubahan cuaca dan kondisi tanah. “Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan lebih besar. Sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi fasilitas publik di Tenggarong,” ucapnya. (adv/ki/Diskominfo Kukar)
Editor : Abdul Rahman



