Uplift dan Mud Vulcano Politik

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda dari PKS Nursobah menyampaikan opini politiknya soal uplift dan mud volcano politik yang terjadi di Indonesia. Opini itu dituangkan Nursobah dalam sebuah tulisan.

Dikutip dari tulisan Nursobah, tiba-tiba ada uplift dan mud vulcano di Desa Teniman, Maluku Utara. Awalnya, hampir semua kaget dan tersentak. Tapi penjelasan BMKG menentramkan semua dengan detil informasi dan kejadian alam dalam perspektif Ilmiah sains dan teknologi. “Uplift  adalah permukan yang naik dari bawah. Dalam peristiwa di provinsi bagian Timur Indonesia ini disebabkan patahan lempengan tanah bawah laut. Dan naik ke permukaan. Adapun Mud vulcano merupakan gunung lumpur yang terbentuk kemudian sehingga membentuk seperti Pulau,” tulis Nursobah.

Disampaikan, saat bangsa ini ribut karena Pulau Widi Maluku Utara akan dijual, ternyata Tuhan menganugerahkan Pulau bentukan baru sebagai kekayaan alam dan Bumi Nusantara. Sungguh berkah dan besarnya kekuasaan Tuhan memang tak tidak terbatas. “Kejadian alam. Seringkali menduplikasi kejadian manusia yang hidup diatasnya. Sebut saja mud volcano, itu juga terjadi pada kehidupan politik,” tambah dia.

Peristiwa itu, sebut dia, hadir karena sesuatu yang besar terjadi. Ini bukti-buktinya bahwa mud vulcano sudah ada sejak Indonesia merdeka. Pertama, Soekarno Lahir dari momentum Mud vulcano geopoliitk dunia pasca kekalahan Jepang 1945 pada perang dunia ke-2. Lalu kedua, Konferensi Asia Afrika tahun 1955 menjadi bukti 10 tahun deklarator bangsa kokoh pimpin negeri dan membuat GNB, Gerakan Non Blok Barat dan Timur. Ketiga,  mud vulcano kedua muncul paska peristiwa 1965 dan Soeharto menikmati penguatan pilihan politik bangsa dari militer.

Selanjutnya keempat,  Habibie dilahirkan oleh reformasi. Meski  hanya 17 bulan. Peristiwanya mengulang kedahsyatan alami atau bentukan manusia paska ketidakpuasan rakyat dalam tata kelola Governance era orde baru. Kelima,  Ketua PBNU Gusdur adalah pembuat sejarah. “Ini bukti mud vulcano akan terus terjadi perulangan. Seiring dengan takdir yang di-desain Tuhan. Orang NU bilang. Pertama dalam sejarah. Wali jadi Presiden..meski hanya 20 bulan,” lanjut dia,

Kemudian keenam, Puteri Founding Fathers  jadi presiden pertama dari trah Soekarno. Ini menjadi nyata bagaikan mud Volcano Politik atas kekhawatiran saat bangsa ini baru saja menikmati demokrasi terbuka. Ketujuh, kepiawaian SBY menjadi Presiden adalah kemampuannya merobah teknlogi Isue “terzalimi” menjadi Mud Vulcano Politik hingga dua periode dengan cocoklogi trah Sarwo Edi sebagai salah satu tokoh penyelamatan G30S. Dan kedelapan,  Presiden Jokowi sebagai mud vulcano dengan memunculkan teknologi. Buzzer dan keunggulan IT dan itu nyata. Bahwa seorang presiden. Bisa dari rakyat biasa dan jelata. Tak harus jelita dan berpunya.

“8 potret  mud vulcano politik ini menjadi sejarah besar. Bahwa setiap peristiwa alam yang dihadirkan Tuhan selalu hadir Pulau baru. Dataran baru, fenomena baru, keadaan baru, sumberdaya baru, kekayaan baru. Akankah ada mud vulcano lagi yang akan lahir dan dihadirkan Tuhan,” tutup dia. (ADV)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker