Perjalanan Dinas dan Bimtek Dievaluasi, Reses Dipastikan Tetap Berjalan

SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda membuka peluang melakukan efisiensi sejumlah pos belanja internal, apabila kondisi keuangan daerah mengharuskan ada penyesuaian anggaran pada Tahun Anggaran 2027. Belanja seperti perjalanan dinas, bimbingan teknis (bimtek), hingga operasional yang dinilai tidak mendesak menjadi beberapa pos yang akan dievaluasi.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kesiapan DPRD menghadapi kemungkinan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, efisiensi tidak akan mengurangi pelaksanaan fungsi-fungsi konstitusional lembaga legislatif.

“Kalau bicara efisiensi, yang sifatnya belanja dan tidak langsung berkaitan dengan kepentingan masyarakat bisa saja kita efisiensikan. Misalnya perjalanan dinas, bimtek, termasuk belanja operasional yang kira-kira tidak mendesak,” ujar Helmi, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, penghematan belanja internal justru dapat memberikan ruang fiskal lebih besar bagi program-program berdampak langsung ke masyarakat. Sebab itu, setiap pos anggaran akan ditelaah berdasarkan tingkat urgensinya dalam pembahasan APBD 2027.

Namun, Helmi menegaskan kegiatan reses anggota DPRD tidak dapat disamakan dengan belanja bersifat opsional. Sebab, reses merupakan kewajiban yang diatur peraturan perundang-undangan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat.

“Kalau reses itu amanat undang-undang, jadi wajib dilaksanakan. Selama kemampuan anggarannya seperti tahun kemarin, insyaallah tidak ada masalah,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan efisiensi di setiap daerah bisa berbeda sesuai kondisi fiskal masing-masing. Karena itu, DPRD Kota Samarinda memilih menunggu hasil pembahasan pendapatan daerah sebelum menentukan besaran anggaran pada setiap program.

Helmi berharap pendapatan daerah pada 2027 dapat meningkat sehingga ruang fiskal pemerintah kota semakin longgar dan tidak terlalu banyak program yang harus disesuaikan akibat keterbatasan anggaran.

“Kita berharap nanti saat pembahasan pendapatan hasilnya bisa maksimal. Mudah-mudahan angkanya lebih baik dari tahun sebelumnya sehingga program-program prioritas tetap bisa berjalan,” pungkasnya. (ah/gs/adv)

Penulis: Annisa Hidayah

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker