Membludak, Pengunjung Wisata di Samarinda Abaikan Prokes

SAMARINDA – Pada puncak liburan hari ke-4 Hari Raya Idul Fitri,  ribuan warga Kota samarinda mendatangi sejumlah tempat wisata pemandian di Kota Samarinda, sejak Minggu (26/5/2021).  Dan, banyak tempat wisata terkesan mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

BPBD Kota Samarinda mengaku kecolongan. Dan, akan melaporkan hal tersebut ke Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Samarinda.

Salah satunya di Pemandian Kampung Serayu Samarinda Utara. Ribuan warga tampak berkumpul dipinggir kolam sepanjang 80 meter dan lebar 20 meter. Mirisnya, mereka banyak tidak menggunakan masker.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda Ifran sangat kecewa melihat kerumunan ribuan orang yang berkunjung ke tempat rekreasi tersebut.

“Ini intropeksi buat kita sendiri. Jangan sampai pengunjung sudah datang begini ya,  kedepan kita berupaya supaya wabah ini tidak keluar,” kata dia.

Salah satu pengunjung warga Samarinda Eka mengakui tidak mau kehilangan momen memperingati Hari Raya Idul Firi. “Takut sih,  tapi mau dibilang apa lagi. Anak-anak mau liburan juga,” kata dia.

Sementara itu, Pengelola Salma Sofa, Abdulah HS  mengaku sejak membludaknya pengunjung yang datang,  pihaknya terpaksa mengurangi waktu kunjungan.

“Teknik buka pintu kunjungan membuat tempat pemandian pengunjung tidak terlihat banyak didalam objek wisata. Hari ini memang puncak hari raya. Pada hari raya pertama kita tutup. Hari kedua kita buka, namun tidak seberapa hasilnya.  Biasanya kita tutup itu 2 jam. Nah, berhubung pengunjungnya banyak, maka kita ikuti protokol kesehatan, jadi setengah jam kita tutup. Yang di dalam keluar sekitar 10 persen, baru masuk lagi sekitar 10 persen. Jadi bergantian,” jelas dia.

BPBD Kota Samarinda berencana akan melaporkan hasil monitoring 2 tempat rekreasi, yakni Salma Sofa di kawasan Mugirejo Kecamatan Sungai pinang dan pemandian di Jalan Serayu Kelurahan Tanah Merah.

Dari hasil pertemuan dengan Satgas Covid -19  Kota Samarinda, nanti akan diputuskan apakah ada sanksi teguran atau lainnya.  (maman)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker