Koperasi Kuatkan Ekonomi Lokal di Kukar

KUTAI KARTANEGARA – Iklim investasi pada sektor perkebunan kelapa sawit sangat memberikan dampak positif pada perkembangan koperasi di Kutai Kartanegara. Apalagi ada kegiatan pembangunan kebun plasma yang dikelola secara kemitraan antara masyarakat dengan perusahaan.

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah memastikan keberadaan koperasi sebagai penguatan ekonomi lokal. “Keberadaan koperasi ini telah terbukti dapat berjalan dengan baik dan dapat menjadi daya ungkit dalam penguatan ekonomi lokal,” kata Edi Damansyah di Halaman Kantor KPBS, Desa Muai, Kecamatan Kembang Janggut, Senin (10/6/2024).

Edi Damansyah saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera (KPBS) mengatakan bahwa secara langsung atau tidak keberadaan Koperasi tentunya akan memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara.

Acara ini ditandai dengan pemotongan tumpeng. Dan dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah. Termasuk Dinas Koperasi dan UMKM, Camat Kembang Janggut, Forkopimcam, CEO Abler Nordic Hans Smith, manajemen perusahaan pupuk dan herbisida, serta masyarakat setempat.

Dalam perjalanannya, hingga saat ini memang masih menemui beberapa masalah. Tetapi dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat semua masalah yang ada dapat diatasi dengan baik tanpa menimbulkan hal negatif.

Dia berharap perkebangan jumlah koperasi ini dapat menjadikan Kutai Kartanegara sebagai kabupaten koperasi dimasa datang, tentunya dibawah binaan Dinas Koperasi dan UKM.

Edi menyoroti perkembangan pesat KPBS sejak berdiri pada tahun 2002, dengan jumlah anggota mencapai 1.067 orang dan luas lahan lebih dari 3.000 hektar, KPBS telah menjadi pilar penting dalam perekonomian daerah di Kukar.

Bupati mengapresiasi prestasi KPBS yang baru-baru ini mendapatkan Sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Sertifikasi Sistem Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Menurutnya, pencapaian tersebut adalah bukti komitmen seluruh pimpinan dan anggota KPBS, serta dukungan dari stakeholder terkait untuk maju bersama. “Saya harap dengan diraihnya sertifikat ini, semua pihak, mulai Ketua, pengurus, hingga anggotanya terus konsisten menjaga kelangsungan kebun sawitnya,” pesan Edi.

Menanggapi harapan anggota KPBS yang menginginkan adanya pabrik pengolahan kelapa sawit di lingkungan mereka, Edi Damansyah mengungkapkan rencana pembangunan pabrik minyak goreng merah.

“Itu memang bagian rencana kami mensejahterakan rakyat. Jadi nanti dibicarakan lagi dengan pihak terkait. Kami Pemkab akan mendukung pembangunan pabrik minyak goreng ini,” ujarnya.

Acara juga dirangkai dengan penyerahan bantuan pendidikan untuk pelajar Desa Muai, serta penghargaan kepada petani inspiratif dan kontraktor inspiratif. Bantuan ini semakin meneguhkan komitmen KPBS dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal. (ADV/DISKOMINFO KUKAR)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker