Diarpus Kukar Perluas Cakupan Programkan Perpustakaan Keliling

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar terus memperluas cakupan program perpustakaan kelilingnya dengan menambahkan kendaraan roda tiga yang dapat menjangkau gang-gang sempit.

Terobosan ini diinisiasi Kepala Diarpus Kukar, Aji Lina Rodiah. Bahwa, tujuan program ini untuk membawa literasi langsung ke depan pintu masyarakat.

“Dengan kendaraan roda tiga, kami bisa masuk ke gang-gang yang tidak bisa dilalui minibus,” kata Rodiah, Selasa (26/3/2024).

Menurut dia, program ini telah mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat, Khususnya anak-anak yang dengan antusias menunggu kedatangan perpustakaan keliling. “Anak-anak begitu bersemangat untuk membaca buku yang kami bawa,” tambah Rodiah.

Rodiah berharap bahwa dengan adanya kendaraan roda tiga ini, Diarpus Kukar dapat terus meningkatkan minat baca dan literasi di seluruh wilayah. Dengan dukungan yang kuat dari masyarakat dan pemerintah desa, program perpustakaan keliling Diarpus Kukar diharapkan akan terus berkembang dan memberikan dampak yang signifikan pada pendidikan dan literasi di Kukar.

“Kami ingin setiap anak di Kukar memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan tumbuh. Semoga program ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan generasi yang lebih cerdas dan teredukasi,” pungkasnya.

Perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat keterampilan masyarakat. Berdasarkan data DPK Kaltim, 10 kabupaten dan kota di Kaltim memperoleh bantuan program TP-BIS. Kutai Kartanegara sendiri memperoleh bantuan untuk 3 desa dan kelurahan yakni, Kota Bangun, Loa Duri Ilir, Panoragan.

Dia berharap melalui perpustakaan bisa berlangsungnya sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, perpustakaan semakin banyak membuat program inovasi yang melibatkan masyarakat seperti kelas keterampilan, pengembangan diri,hingga pembekalan persiapan kerja lapangan untuk individu.

Sebelumnya, Kutai Kartanegara mendapat penghargaan peringkat ketiga dalam pekaksanaan kegiatan akeditasi perpustakaan terbaik pada pelaksanaan Rakorda Perpustakaan dan Kearsipan, Maret silam di Surabaya oleh DPK Kaltim. Berlangsungnya sosialisasi merupakan langkah selanjutnya oleh DPK Kutai Kartanegara dalam terlibat langsung dengan masyarakat melalui program perpustakaan.

Sementara itu mengenai fungsi dan tugas Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Rodiah mengatakan bahwa di dalam UU Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, ditegaskan bahwa Kearsipan merupakan Urusan Pemerintahan Wajib di daerah dan diselenggarakan melalui Penyelamatan Arsip Negara pada Pemerintah Daerah.

“Untuk itu arsip milik Negara dikelola dan diselamatkan sebagai bahan akuntabilitas kinerja, alat bukti yang sah, serta merupakan identitas dan jati diri sebagai memori kolektif bangsa,” ujarnya. (ADV/DISKOMINFO KUKAR)

Show More

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker